Pola Grafik dalam Analisis Teknikal: Jenis dan Maknanya dalam Trading Forex

Free EA for MT4 / MT5 + trade journals Get it free
Daftar isi 5
  1. Pola dalam analisis teknikal
  2. Kelebihan dan kekurangan
  3. Klasifikasi pola grafik
  4. Pola pembalikan
  5. Pola tren

Jenis pola di forexForex (FX), atau Foreign Exchange, adalah sistem pertukaran mata uang antarbank dengan harga bebas yang sudah berjalan lebih dari 40 tahun. Forex populer di kalangan analis yang ingin mendapat untung dari selisih kurs atau arah tren. Pola grafik dalam trading adalah salah satu cara untuk «menginvestasikan uang» dengan cerdas dan menghasilkan dari situ.

Pola dalam analisis teknikal

Pemula tidak menyadari bahwa pola yang terus berulang di grafik memungkinkan para profesional memprediksi situasi sebelum mencapai puncaknya dan mengambil untung darinya. Orang awam hanya samar-samar tahu bahwa trader cukup banyak menghasilkan dari selisih kurs justru berkat pola-pola ini.

Pola grafik

Pemula diajari bahwa analisis teknikal menggunakan bentuk-bentuk geometris yang oleh para profesional disebut «pola trading» (pattern). Secara harfiah, kata Inggris «pattern» berarti «model» atau «contoh». Setiap pola juga memiliki ciri umum yang memungkinkan Anda memprediksi situasi.

Formasi grafik yang memungkinkan prediksi akurat naik atau turunnya suatu aset disebut «pola analisis grafik» dalam bahasa trader.

Para ahli mencatat bahwa analisis grafik didasarkan pada alat universal seperti resistance (garis atas) dan support (level bawah).

Pola grafik yang terlihat di layar saat trading antara lain:
  • segitiga;
  • persegi panjang;
  • Pola trading di forexwedge (baji);
  • spike;
  • head and shoulders;
  • saucer (piring);
  • cup and handle;
  • puncak;
  • dasar;
  • bendera (flag);
  • gap;
  • pola candlestick Jepang.

Semua pola di pasar saham, forex, dan pasar keuangan lainnya bisa naik, turun, atau simetris. Trader berpengalaman tahu bagaimana pasar akan bergerak hanya dengan melihat pola yang muncul.

Setiap pola punya kelebihan dan kekurangan. Ada yang untung dari puncak, ada yang lebih suka segitiga atau wedge.

Setiap pola terbentuk oleh dorongan harga (impuls), karena itu trader forex berpengalaman tidak menyarankan bertaruh pada aset selama pola belum terbentuk sepenuhnya.

Jenis pola grafik di forex

Kelebihan dan kekurangan

Pola forex memiliki kelebihan dan kekurangan.

Alasan menggunakan «petunjuk» geometris ini:
  • mudah dilihat;
  • aturan pembentukan yang jelas;
  • analisis tanpa alat tambahan.

Jenis polaSetelah memahami apa itu pola dan bagaimana pola terbentuk, trader akan menemukan banyak peluang untuk menganalisis dan memprediksi pasar. Berkat analisis grafik, ia bisa membeli atau menjual aset dengan cepat.

Aturan pembentukan pola dan maknanya memberi trader forex panduan bertindak dalam setiap situasi. Untuk menemukan pola di pasar yang naik atau turun, cukup gunakan level dan tren, sehingga Anda bisa memahami situasi tanpa materi atau indikator tambahan.

Kekurangan utama bekerja dengan pola adalah subjektivitas dalam menafsirkannya.

Misalnya, trader berpengalaman melihat satu pola di layar dan mendapat untung, sementara pemula melihat pola lain, tidak bisa menilai situasi secara jernih, lalu kehilangan uang.

Klasifikasi pola grafik

Dalam trading ada klasifikasi pola grafik yang sudah baku.

Kelompok utamanya adalah:
  • pola pembalikan;
  • pola kelanjutan tren;
  • pola dua arah (bilateral).

Cara membaca pola grafikSaat muncul di grafik, jenis pertama memberi tahu trader bahwa tren akan segera berbalik arah. Pola kelanjutan menunjukkan bahwa setelah jeda atau konsolidasi, pergerakan kemungkinan besar berlanjut ke arah yang sama.

Untuk pola dua arah, Anda perlu tahu bahwa potensi kenaikannya sama dengan potensi penurunannya, dan sebaliknya. Pola ini dianggap berbahaya bagi pemula karena sulit memprediksi bagaimana dan ke arah mana breakout akan terjadi.

Pola pembalikan

Para ahli menyebut beberapa pola pembalikan populer.

Di antaranya:
  • head and shoulders;
  • inverse head and shoulders;
  • double top;
  • double bottom;
  • falling wedge;
  • rising wedge;
  • diamond (berlian).

Pola pembalikan

Pola «double top» atau «double bottom» terbentuk di dalam rentang harga. Kadang menguji support, kadang menembusnya, tren menguji kondisi pasar, lalu bisa membentuk head and shoulders atau berubah menjadi pola lain.

Pola head and shouldersPola «Head and Shoulders» bisa terbentuk di dasar maupun di puncak grafik. Kepala adalah titik tertinggi di antara dua titik yang hampir sama. Apakah polanya normal atau terbalik tergantung di mana ia terbentuk: di atas atau di bawah.

Di layar ada beberapa variasi wedge. Pola ini terbentuk di titik terendah atau tertinggi pasar. Ingat: trader menyebut falling wedge sebagai «bullish» dan rising wedge sebagai «bearish».

Pola tren

Di FX juga ada pola tren (kelanjutan), yang menunjukkan periode ketika harga beristirahat sebelum bergerak naik atau turun.

Yang paling sering muncul:
  • Pola trenfalling atau rising wedge;
  • persegi panjang bullish;
  • persegi panjang bearish;
  • bull flag;
  • bear flag.

Broker dan trader tahu bahwa pola «bullish» menunjukkan kenaikan aset, sedangkan pola «bearish» menunjukkan penurunan.

Wedge, baik naik maupun turun, berakhir di titik pertemuan garis. Saat harga menembus batas bawah, saatnya menjual. Jika dalam falling wedge harga menembus garis atas, saatnya membeli.

Pennant, meski mirip segitiga, berbeda dalam kecepatan pembentukannya: 45-60 menit. Flag (bendera) di grafik adalah persegi panjang yang dalam banyak kasus miring berlawanan dengan tren.

Pola flag

Para ahli mencatat ada pengecualian ketika bendera mengarah «melawan angin» atau mendatar. Ingat hal ini saat menganalisis grafik ketika trading.

Trader dan broker berpengalaman menyarankan pemula untuk tidak bertindak jika belum benar-benar yakin. Jika pola di layar tidak jelas terlihat seperti segitiga atau pennant, jangan mendasarkan transaksi Anda padanya.